Rahasia Cewek ... Apa iya ya...
Aku nemu tulisan menarik dari sebuah blog, isinya begini:
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah tokoh romantis yang dapat melukis seperti Jack Dawson dalam Titanic, maka itu kami tidak pernah minta kalian melukis wajah kami dengan indah, paling tidak saat kami minta kalian menggambar wajah kami , gambarlah, meskipun hasil akhirnya akan seperti Jayko adik perempuan Giant dalam film Doraemon, tapi kami tahu, kalian berusaha.
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukan peramal seperti Dedi Corbuzier yang dapat menebak isi pikiran kami atau apa yang kami inginkan saat kami hanya terdiam dan memasang wajah bosan, tapi saat itu kami hanya ingin tau, sesabar apakah kalian menghadapi kami jika kami sedang sangat menyebalkan seperti itu, kami tidak minta kalian mampu menebak keinginan kami, setidaknya bersabarlah pada kami dengan terus bertanya "jadi sekarang maunya gimana?"
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah penyair sekaliber Kahlil Gibran atau yang mampu menceritakan kisah romantis seperti Shakespear, maka itu kami pun tidak meminta kalian mengirimi kami puisi cinta berisi kalimat angan-angan nan indah setiap hari atau setiap minggu, tapi setidaknya mengertilah bahwa setelah menonton film korea yang amat romantis itu, kami sangat berandai-andai kekasih kami dapat melakukan yang sama, meskipun isi puisi tersebut tidak sebagus kahlil Gibran, kami akan sangat senang –sungguh- jika kalian mengirimkannya dengan tulus dan niat. (bahkan meskipun ujungnya terdapat "hehe, aneh ya?", kami akan benar-benar melayang, tuan)
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah setampan Leonardo Dicaprio, tapi tolong mengertilah itu sama sekali bukan masalah bagi kami, saat kami memuja-muja pemuda seperti itu, itulah pujian dan pujaan, tapi hati kami sungguhnya telah terikat oleh kalian, tuan. Mungkin saat itu kami hanya ingin tau apa pendapat kalian jika kami jatuh cinta pada orang lain, semacam mengukur tingkat kecemburuan kalian.
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah semenakjubkan John Nash atau sebrillian Isaac Newton, namun kami sebenarnya sangat menghargai bantuan kecil dari kalian meskipun hanya membantu mencarikan artikel dari internet, kami ingin menunjukkan pada kalian bahwa kalian lebih kami percayakan daripada Newton atau Galileo.
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah segagah Achilles pada film Troy, maka itu kami tidak pernah minta kalian mengikuti program peng six-pack an tubuh atau kontes L-men. Namun dengan kalian berhenti dan tidak pernah merokok, kami sangat akan memilih kalian dari Achilles manapun. Menyuruh kalian berhenti merokok adalah untuk meyakinkan diri kami bahwa kalian lebih gagah dari Achilles (karena tentu kalian akan kalah beradu pedang dengan Achilles bukan?).
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukan Pangeran dengan kuda putih yang akan melawan naga demi kami, karena kami pun bukan putri tidurnya, dan maka dari itu kami tidak pernah minta kalian melawan preman pasar yang pernah menggoda kami waktu lalu, tapi setidaknya, mengertilah tanpa kami harus minta, saat hujan lebat datang dan dirumah sedang mati lampu dan ayah ibu belum datang, kami hanya dapat mengandalkan kalian, maka itu temani kami walau hanya dengan sms dan telepon, karena menurut kami, berbincang dengan kalian adalah melegakan, maka itu jangan trade off (tukar) keadaan seperti itu dengan Game PES 2010 terbaru kalian itu (sangat mengesalkan! )
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah bayi yang harus diingatkan hal ini dan itu setiap waktunya, tapi mengertilah bahwa kami sangat merisaukan anda, kenapa kami mengingatkan kalian makan atau sembahyang, itu karena tepat saat itu, kami baru saja hendak makan atau sembahyang, maka itu saat kalian bertanya kembali atau mengingatkan kembali, kami akan jawab "iya, bentar lagi nih"
Kami, para wanita tau kalian bukanlah Romi Rafael yang pandai menyulap saputangan menjadi bunga, maka itu kami tidak pernah meminta hal hal semacam itu, namun mengertilah bahwa melihat bunga rose di pinggiran jalan itu menggoda hati kami, bahkan meski kami tidak suka bunga, pemberian kalian akan menjadi hal yang kami sukai, karena kami sebenarnya hanya sangat ingin menyimpan kalian saat itu, setelah malam kalian antar kami pulang, namun kami tahu kita harus berpisah saat itu.
Kami, para wanita tau kalian bukanlah Mr. Bean yang dapat membuat kami tertawa terbahak saat sedang bosan, maka itu jangan coba-coba menjadi juru selamat untuk mencoba membuat kami tertawa saat itu, karena kami tau kalian tidak mampu sekocak Mr. Bean dan malah hanya akan memperkeruh suasana, yang kami inginkan saat itu hanyalah memastikan kalian ada disamping kami saat masa-masa sulit meski hanya dengan senyuman menenangkan.
Kami, para wanita juga tau kalian bukanlah pemuda seperti Edward Cullen yang akan segera datang dengan Volvo saat kami diganggu oleh preman jalanan, namun setidaknya, pastikan kami aman bersama kalian saat itu dengan tidak membawa kami pulang terlalu larut dan mengantarkan kami sampai depan pintu rumah dan bertemu ayah ibu, (jangan hanya sampai depan gang, hey, tuan!)
Kami, para wanita tau kalian tidak akan bisa seperti ibu kami yang dapat menghentikan tangisan kami, namun tolong mengerti, saat kami menangis dihadapanmu, kami bukan sedang ingin dihentikan tangisannya, justru kami sangat ingin kalian dihadapan kami menampung berapa banyak air mata yang kami punya, atau sekedar melihat apa reaksi kalian melihat kami yang –menurut kami- akan terlihat jelek saat menangis
Kami, para wanita tau juga sebenarnya, bahwa kalian tidak akan punya jawaban yang benar atas pertanyaan, "aku gendut ya?", kami sungguh tau, tapi saat itu kami hanya ingin tau, apa pendapat kalian tentang kami yang pagi tadi baru bercermin dan sedang merasa tidak secantik Kristen Stewart.
Kami tau, kalian adalah makhluk bodoh yang memang benar sedang baik-baik saja kami akan menambahkan perkataan seperti "iya aku baik-baik aja, malah tadi aku di kampus ketemu dengan dosen yang itu lho….*bla.bla tidak peka dan terlalu lugu untuk percaya pada setiap hal yang kami katakan, tapi mengertilah bahwa saat kalian bertanya "baik-baik aja?" dan kami jawab "iya, aku baik-baik aja" itu adalah bahasa kami untuk menyatakan keadaan kami yang sedang tidak baik namun kami masih menganggap kalian adalah malaikat penyelamat yang mampu mengatasi ketidak-baik- baikan kami saat itu tanpa kami beritau, (tentu mestinya kalian sadari jika kami. bla")
Iya, kami sepertinya tau apa yang kalian pikirkan tentang kami yang begitu merepotkan. Tapi begitulah kami, akan selalu merepotkan kalian, tuan. Hal ini bukan sesuatu yang kami banggakan, namun inilah bahasa kami untuk mempercayakan hati kami pada kalian, jika kalian bukanlah pemuda yang kami percayakan dan kami butuhkan, tentu saja yang kami repotkan dan persulitkan bukan kalian. Kami makhluk yang amat perasa dan gampang merasa "tidak enak". Kami enggan merepotkan "orang lain".
Jika kami merepotkan dan menyusahkan, berarti kami menganggap anda bukanlah orang lain, tuan.
Kami tidak senang bermain-main, tuan pemuda. Maka tolong jaga hati yang kami percayakan ini. Kami mungkin mudah berbesar hati atau "ge er", tapi sekali kami menaruh hati kami pada satu pemuda, butuh waktu yang lebih lama dari menemukan lampu bohlam untuk menghilangkannya (bukan melupakan).
Kami akan sulit menerima hati baru setelah itu, karena kami harus membiasakan diri lagi. Padahal kami sudah terbiasa dengan anda, terbiasa melakukan semuanya dengan anda. Maka tolong, mengertilah tuan. Karena kami, wanita sungguh sangat tau sebenarnya kalian, pemuda, dapat mengatasi semua tingkah kami yang merepotkan ini."
[diambil dari rahasia-cewek.blogspot.com/2010/04/wanita-mengungkap-rahasianya-pria-wajib.html
UJUD SUPRIAJI,S.Pd.I., M.Pd.I
UJUD SUPRIAJI,S.Pd.I., M.Pd.I
Sabtu, 20 November 2010
hipnoterapi pembelajaran
PENGANTAR HIPNOTERAPi
Ilmu hipnotis modern dikenal sejak abad 18, Tokoh utamanya adalah Franz Anton Mesmer, dan disusul oleh James Braid, Charcot, Liebault, Bemheim, Sigmund Freud, Clark Haul, dan seterusnya. Di sisi lain, mungkin penggunaan hipnotis bisa jadi bermanfaat di dalam bidang kedokteran, psikiatri, atau psikologi. Dunia kedokteran mencatat bahwa dokter yang pertama kali menggunakan metode hipnotis secara medis adalah Frans Anton Mesmer pada tahun 1778 di Paris, Prancis. Contoh ide lain pemanfaatan hipnotis dalam bidang kedokteran adalah saat seorang wanita yang akan melahirkan, dihipnotis terlebih dulu agar tidak merasakan kesakitan. Pada tahun 1880-an pun, seorang ahli neurologi Prancis bernama Jean Martin Charcot, menggunakan hipnotis untuk menyingkirkan gejala histeria pasiennya. Dalam bidang psikologi hipnotis dapat digunakan sebagai sebuah metode terapi yang dikenal dengan hipnoterapi, seperti untuk menghilangkan phobia, melupakan sebuah kejadian traumatis dan menghilangkan kebiasaan yang tidak diinginkan seperti merokok, narkoba.Keadan hipnotis atau trans hipnotis dapat dialami secara tidak disadari. Sebagai contoh seseorang pernah berada dalam suatu keadaan aram temaram ketika mau memasuki tidur, atau pada waktu melamun secara tidak sadar terbawa oleh alam lamunan dan ketika ada yang memanggil berkali-kali tidak kedengaran. Trans hipnotis juga dapat terjadi pada saat seorang mengendari mobil di jalan tol yang monoton dan panjang, dengan didukung senandung motor mesin yang monoton, tidak adanya gangguan disekitar, penglihatan yang mengarah pada garis putih panjang yang tidak putus-putus dijalan sebagai sebuah titik fiksasi visual, kondisi mengendarai mobil seperti ini merupakan kondisi yang dapat memicu seseorang untuk masuk dalam keadaan trans hipnotis. Pada saat trans hipnotis tersebut tidak menyadari tanda-tanda lalulintas atau bangunan yang dilewati, atau melewati banyak bangunan tanpa melihatnyaDengan bukti di atas, hipnotis merupakan fenomena yang sangat normal. Penyelidikan ilmiah atas hipnotisme menunjukkan bahwa induksi trans jelas merupakan suatu proses yang penting dalam menangkap kembali keadaan dan suasana hati yang mengarah pada periode aram temaram ketika akan tertidur, keadaan melamun dan hipnotis jalan raya (chambers, 2005).Fenomena penipuan melalui gendam bukanlah suatu hipnotis yang dikenalkan dalam kajian psikologi modern, gendam merupakan salah satu atau gabungan dari : Conventional Hypnosis dengan metode Shock Induction, Ericksonian Hypnosis, teknik Esoteric Energy, atau Mind Control (Telepathic, Magnetism). Dalam kajian psikologi modern hipnotis dipergunakan untuk pengobatan dan metode induksinya pun lebih menekankan pada teknik komunikasi dari pada suatu bentuk peyaluran energi atau tenang dalam. KESADARAN MANUSIA DALAM HIPNOTISManusia dikarunia Allah ta’ala dua pikiran yaitu pikiran sadar atau rasional dan pikiran bawah sadar atau irrasional. Seseorang yang berpikir terus menerus tentang suatu hal di pikiran sadar lama-lama akan tersimpan dalam alam bawah sadar. Pikiran bawah sadar adalah tempat emosi dan pikiran yang mencipta, jika seseorang menanamkan pikiran positif dalam dirinya maka akan menuai hasil yang positif, namun kalau negatif maka akan menuai hasil yang negatif. Serta sifat pikiran bawah sadar adalah dia tidak pernah memilih milih, dan tidak pernah menolak apa yang ditanamkan, sekali dia menerima maka hal itu akan diwujudkan. Pikiran sadar manusia adalah gerbang dari pikiran bawah sadarnya. Sebelum sesuatu masuk dalam alam bawah sadar maka terlebih dahulu melalui seleksi alam sadarnya. Maka alam sadar inilah yang sering berpikir dan menentukan mana yang dapat masuk ke alam bawah sadar mana yang tidak boleh. Seandainya tidak ada pikiran sadar maka akan sangat bahaya bagi manusia itu karena apa yang masuk dalam pikirannya lepas kontrol dan masuk pikiran bawah sadar. Hipnotis pada prinsipnya adalah membuka gerbang dengan mengistirahatkan pikiran sadarnya sehingga sugesti-sugesti yang diberikan tidak diolah pikiran sadar. Dengan terbukanya gerbang kesadaran ini berarti seseorang akan mudah sekali dipengaruhi dan diperintahkan sesuai dengan apa yang dimasukkan dalam alam bawah sadarnya. Ketika seseorang berada dalam keadaan terhipnotis dia bukannya tidak sadar, dia tetap sadar namun kesadarannya berada dalam kondisi bawah sadar. Kalau seseorang dalam kondisi tidak sadar keadaannya seperti tidur, pingsan, atau koma, namun kalau kondisi alam bawah sadar (berarti masih sadar) seseorang akan mengalami keadaan aram temaram, remang-remang, suasana sadar tapi tidak mampu lagi untuk mengolah pikiran secara lebih detil, menerima saja yang lewat tidak mempedulikan dia harus memilih apa. Pegistirahatan pikiran sadar dapat dilakukan dengan menghentikan sejenak anggota tubuh yang dikendalikan oleh pikiran sadar, seperti tangan, kaki, badan dan sebagainya. Hal ini dapat dihantarkan melalui konsentrasi ataupun relaksasi. Setelah tercapai kondisi relaks dan tenang seseorang tersebut akan merasakan dirinya sebagai diri mental, pada tahap ini dengan fasilitasi dari seorang penghipnotis maka dia diajak kerja sama untuk memasuki dunia alam bawah sadarnya, namun sekali lagi ketika dia sudah masuk ke alam bawah sadarnya dia tidak lagi mampu untuk berpikir ataupun menolak apa yang disugestikan. Dari dinamika hipnotis seperti ini maka sebenarnya seseorang dapat melakukan self hypnosis sehingga apa-apa yang menjadi keinginannya dapat ditanamkan yang nantinya akan dimanifestasikan oleh alam bawah sadarnya. Kekuatan bawah sadar tidak terbatas kekuatannya dapat dimanfaatkan untuk penyembuhan, pengoptimalan potensi diri, dan keperluan mempengaruhi pikiran sadar orang lain. TAHAP TAHAP HIPNOTISSebenarnya, pertunjukan ‘hipnotis’ seperti yang dilakukan oleh Tommy Rafael ataupun oleh para illusionis lainnya, tak lepas dari pengembangan maupun penerapan prinsip-prinsip dasar ilmu psikologi. Upaya ‘hipnotis’ tersebut merupakan tindakan manipulatif terhadap kesadaran realitas ‘obyek’ hipnotis. Dibutuhkan lebih dari sekedar kekuatan mental saja untuk dapat memahami trick para illusionis itu, karena pada saat hipnotis dilakukan maka pada saat itu pula telah terjadi sinkronisasi antara psikis dengan fisik yang bersimulakrum. Seperti yang telah diteliti oleh Carl Jung – salah satu peletak dasar-dasar psikologi modern – bahwa sinkronitas tersebut akan menghasilkan suatu interaksi yang terjadi dalam kesadaran dan digerakkan oleh satu rencana besar yang tak terlihat dari subyek hipnotis.Secara sederhana, dengan memiliki dasar ilmu hipnotis seorang Hypnotist dapat membuat seseorang (Subjek) sangat relaks dan tenang. Bahkan pada orang-orang tertentu dan dalam situasi tertentu, seorang Hypnotist dapat membuat Subjek sangat tenang secara ekstrim, sehingga masuk ke suatu tahapan yang dikenal sebagai kondisi “Hypnotic” atau “Tertidur Hypnosis” atau “trans hipnosis”.Pada saat Subjek sudah dalam kondisi sangat rileks, atau dalam kondisi “Hypnos”, maka Hypnotist dapat memberikan sugesti-sugesti yang relatif lebih mudah diterima oleh Subjek dibandingkan dalam kondisi biasa.Keberhasilan praktik hipnotis adalah ketika subjek sudah berada pada situasi deep trance. Namun, untuk mencapat tingkat ini, ada faktor yang mempengaruhinya. Yakni, kondisi psikologis (Kejiwaan) subjek, tingkat keaktifan berpikir subjek, suasana dan kondisi lingkungan, ketrampilan seorang hypnotist, waktu, serta tingkat kepercayaan subjek terhadap seorang hypnotist.
a. Tahap pre-inductionPre-Induction (pra-induksi) merupakan suatu proses untuk mempersiapkan suatu situasi dan kondisi yang bersifat kondusif antara seorang penghipnosis dan Subjek. Agar proses Pre-Induction berlangsung dengan baik, maka sebelumnya Hypnotist harus dapat mengenali aspek-aspek psikologis dari Subjek, antara lain : hal yang diminati, hal yang tidak diminati, apa yang diketahui Subjek terhadap Hypnosis, dan seterusnya.Pre-Induction dapat berupa percakapan ringan, saling berkenalan, serta hal-hal lain yang bersifat mendekatkan seorang Hypnotist secara mental terhadap seorang Subjek. Pre-Induction merupakan tahapan yang bersifat kritis. Seringkali kegagalan proses hipnotis diawali dari proses Pre-Induction yang tidak tepat.Tahap ini juga untuk menguji apakah klien cocok diterapi dengan menggunakan hipnotis atau tidak, klien mudah dihipnotis atau tidak sebab hipnotis membutuhkan keadaan psikis tertentu dimana klien harus mau bekerja sama dengan suka rela untuk mengikuti instruksi hipnotis yang diberikan.b. Tahap inductionLangkah berikutnya adalah Induction (induksi). Merupakan kunci utama dalam proses hipnotis, karena proses inilah yang akan membawa Subjek dari kondisi “Beta” ke kondisi “Alpha” bahkan “Theta” dengan kondisi sepenuhnya di bawah kendali seorang Hypnotist.Bagian utama dari induction adalah “kalimat kunci” dari seorang Hypnotist, ketika memerintahkan seorang Subjek untuk tidur “Hypnotic”, di mana selanjutnya Hypnotist akan mengambil alih kendali atas Sub-Conscious Subjek.Secara utuh, proses induction terdiri dari 3 bagian, yaitu: Relaxation, adalah proses untuk mengurangi keaktifan BrainWave Subjek (High Beta to Low Beta). Induction, adalah Proses untuk membawa Subjek ke Brainwave Alpha, untuk selanjutnya siap di-sugesti dengan “kalimat kunci”. Deepining adalah proses untuk membawa Subjek ke “Trance Level” yang lebih dalam (Theta).c. Pengujian trans hipnotisProses Dept Level Test. Seringkali diistilahkan dengan “Trance Level Test” atau pengujian tingkat kedalaman “Hypnotic” seorang Subjek.Bagi seorang Stage hypnotist, perlu memperoleh seorang Subjek dengan tingkat kedalaman “Trance” tertentu. Minimal : Medium Trance. Bagi seorang Hypnotherapist, tingkat kedalaman “Trance” akan berkaitan dengan efektivitas pengaruh Sugesti Therapi yang akan diberikan kepada Subjek.Depth Level Test dilakukan dengan cara memberikan perintah sederhana yang berlawanan dengan logika kesadaran biasa (Conscious). Jika tingkat kedalaman “Trance” yang dimaksud belum dicapai, maka Hypnotist harus melakukan “induction” kembali. Seringkali diikuti dengan segesti yang bersifat “provokatif”. Tidak setiap orang dapat mencapai tingkat “Trance” yang dalam. Hal ini tidak menjadi masalah dalam Hypnotherapy.d. SuggestionSuggestion atau Sugesti. Merupakan tahapan inti dari maksud dan tujuan proses hipnotis. Pada tahapan ini seorang Hypnotist mulai dapat memasukkan kalimat-kalimat sugesti ke Sub-Conscious Subjek.e. Post Hypnotic suggestionSetelah itu, kita menuju tahapan Post Hypnotic Suggestion. Yakni, suatu Sugesti yang tetap “bekerja” walaupun seorang telah berada dalam kondisi pasca-hipnotis (normal). Post Hypnotic Suggestion merupakan hal penting yang mendasari proses Clinical Hypnotherapy.Apabila hypnotist ingin mengendalikan Subjek, ia bisa menggunakan simbol bunyi atau tindakan. Inilah yang disebut Anchor. Yakni sugesti berupa simbol-simbol yang akan menghasilkan reaksi pemikiran, emosional, atau perilaku tertentu disebut juga dengan “Anchor”. Inilah yang sering dipraktikan Romy Rafael di televisi atau dikenal dengan istilah anchoring, yang merupakan proses “Programming” seorang Hypnotist terhadap Subjek. Misalnya, mulai saat ini, jika kamu melihat Warung Tegal, maka kamu tidak dapat menahan keinginan kamu untuk mentraktir saya!e. TerminationTermination, yakni suatu tahapan untuk mengakhiri proses hipnotis. Konsep Termination adalah agar seorang Subjek tidak mengalami kejutan psikologis ketika terbangun dari “tidur hipnotis”.Standar dari proses Termination adalah membangun sugesti positif yang akan membuat tubuh seorang Subjek lebih segar dan relaks, kemudian diikuti dengan regresi beberapa detik untuk membawa Subjek ke kondisi normal kembali. Daftar pustakaChamber, Bradford. 2005. How to hypnotize. Stravon Publisher : New YorkMurphy, Joseph. 1997. The power of Your Subconscious Mind (terjemahan) spektrum : Jakarta
Ilmu hipnotis modern dikenal sejak abad 18, Tokoh utamanya adalah Franz Anton Mesmer, dan disusul oleh James Braid, Charcot, Liebault, Bemheim, Sigmund Freud, Clark Haul, dan seterusnya. Di sisi lain, mungkin penggunaan hipnotis bisa jadi bermanfaat di dalam bidang kedokteran, psikiatri, atau psikologi. Dunia kedokteran mencatat bahwa dokter yang pertama kali menggunakan metode hipnotis secara medis adalah Frans Anton Mesmer pada tahun 1778 di Paris, Prancis. Contoh ide lain pemanfaatan hipnotis dalam bidang kedokteran adalah saat seorang wanita yang akan melahirkan, dihipnotis terlebih dulu agar tidak merasakan kesakitan. Pada tahun 1880-an pun, seorang ahli neurologi Prancis bernama Jean Martin Charcot, menggunakan hipnotis untuk menyingkirkan gejala histeria pasiennya. Dalam bidang psikologi hipnotis dapat digunakan sebagai sebuah metode terapi yang dikenal dengan hipnoterapi, seperti untuk menghilangkan phobia, melupakan sebuah kejadian traumatis dan menghilangkan kebiasaan yang tidak diinginkan seperti merokok, narkoba.Keadan hipnotis atau trans hipnotis dapat dialami secara tidak disadari. Sebagai contoh seseorang pernah berada dalam suatu keadaan aram temaram ketika mau memasuki tidur, atau pada waktu melamun secara tidak sadar terbawa oleh alam lamunan dan ketika ada yang memanggil berkali-kali tidak kedengaran. Trans hipnotis juga dapat terjadi pada saat seorang mengendari mobil di jalan tol yang monoton dan panjang, dengan didukung senandung motor mesin yang monoton, tidak adanya gangguan disekitar, penglihatan yang mengarah pada garis putih panjang yang tidak putus-putus dijalan sebagai sebuah titik fiksasi visual, kondisi mengendarai mobil seperti ini merupakan kondisi yang dapat memicu seseorang untuk masuk dalam keadaan trans hipnotis. Pada saat trans hipnotis tersebut tidak menyadari tanda-tanda lalulintas atau bangunan yang dilewati, atau melewati banyak bangunan tanpa melihatnyaDengan bukti di atas, hipnotis merupakan fenomena yang sangat normal. Penyelidikan ilmiah atas hipnotisme menunjukkan bahwa induksi trans jelas merupakan suatu proses yang penting dalam menangkap kembali keadaan dan suasana hati yang mengarah pada periode aram temaram ketika akan tertidur, keadaan melamun dan hipnotis jalan raya (chambers, 2005).Fenomena penipuan melalui gendam bukanlah suatu hipnotis yang dikenalkan dalam kajian psikologi modern, gendam merupakan salah satu atau gabungan dari : Conventional Hypnosis dengan metode Shock Induction, Ericksonian Hypnosis, teknik Esoteric Energy, atau Mind Control (Telepathic, Magnetism). Dalam kajian psikologi modern hipnotis dipergunakan untuk pengobatan dan metode induksinya pun lebih menekankan pada teknik komunikasi dari pada suatu bentuk peyaluran energi atau tenang dalam. KESADARAN MANUSIA DALAM HIPNOTISManusia dikarunia Allah ta’ala dua pikiran yaitu pikiran sadar atau rasional dan pikiran bawah sadar atau irrasional. Seseorang yang berpikir terus menerus tentang suatu hal di pikiran sadar lama-lama akan tersimpan dalam alam bawah sadar. Pikiran bawah sadar adalah tempat emosi dan pikiran yang mencipta, jika seseorang menanamkan pikiran positif dalam dirinya maka akan menuai hasil yang positif, namun kalau negatif maka akan menuai hasil yang negatif. Serta sifat pikiran bawah sadar adalah dia tidak pernah memilih milih, dan tidak pernah menolak apa yang ditanamkan, sekali dia menerima maka hal itu akan diwujudkan. Pikiran sadar manusia adalah gerbang dari pikiran bawah sadarnya. Sebelum sesuatu masuk dalam alam bawah sadar maka terlebih dahulu melalui seleksi alam sadarnya. Maka alam sadar inilah yang sering berpikir dan menentukan mana yang dapat masuk ke alam bawah sadar mana yang tidak boleh. Seandainya tidak ada pikiran sadar maka akan sangat bahaya bagi manusia itu karena apa yang masuk dalam pikirannya lepas kontrol dan masuk pikiran bawah sadar. Hipnotis pada prinsipnya adalah membuka gerbang dengan mengistirahatkan pikiran sadarnya sehingga sugesti-sugesti yang diberikan tidak diolah pikiran sadar. Dengan terbukanya gerbang kesadaran ini berarti seseorang akan mudah sekali dipengaruhi dan diperintahkan sesuai dengan apa yang dimasukkan dalam alam bawah sadarnya. Ketika seseorang berada dalam keadaan terhipnotis dia bukannya tidak sadar, dia tetap sadar namun kesadarannya berada dalam kondisi bawah sadar. Kalau seseorang dalam kondisi tidak sadar keadaannya seperti tidur, pingsan, atau koma, namun kalau kondisi alam bawah sadar (berarti masih sadar) seseorang akan mengalami keadaan aram temaram, remang-remang, suasana sadar tapi tidak mampu lagi untuk mengolah pikiran secara lebih detil, menerima saja yang lewat tidak mempedulikan dia harus memilih apa. Pegistirahatan pikiran sadar dapat dilakukan dengan menghentikan sejenak anggota tubuh yang dikendalikan oleh pikiran sadar, seperti tangan, kaki, badan dan sebagainya. Hal ini dapat dihantarkan melalui konsentrasi ataupun relaksasi. Setelah tercapai kondisi relaks dan tenang seseorang tersebut akan merasakan dirinya sebagai diri mental, pada tahap ini dengan fasilitasi dari seorang penghipnotis maka dia diajak kerja sama untuk memasuki dunia alam bawah sadarnya, namun sekali lagi ketika dia sudah masuk ke alam bawah sadarnya dia tidak lagi mampu untuk berpikir ataupun menolak apa yang disugestikan. Dari dinamika hipnotis seperti ini maka sebenarnya seseorang dapat melakukan self hypnosis sehingga apa-apa yang menjadi keinginannya dapat ditanamkan yang nantinya akan dimanifestasikan oleh alam bawah sadarnya. Kekuatan bawah sadar tidak terbatas kekuatannya dapat dimanfaatkan untuk penyembuhan, pengoptimalan potensi diri, dan keperluan mempengaruhi pikiran sadar orang lain. TAHAP TAHAP HIPNOTISSebenarnya, pertunjukan ‘hipnotis’ seperti yang dilakukan oleh Tommy Rafael ataupun oleh para illusionis lainnya, tak lepas dari pengembangan maupun penerapan prinsip-prinsip dasar ilmu psikologi. Upaya ‘hipnotis’ tersebut merupakan tindakan manipulatif terhadap kesadaran realitas ‘obyek’ hipnotis. Dibutuhkan lebih dari sekedar kekuatan mental saja untuk dapat memahami trick para illusionis itu, karena pada saat hipnotis dilakukan maka pada saat itu pula telah terjadi sinkronisasi antara psikis dengan fisik yang bersimulakrum. Seperti yang telah diteliti oleh Carl Jung – salah satu peletak dasar-dasar psikologi modern – bahwa sinkronitas tersebut akan menghasilkan suatu interaksi yang terjadi dalam kesadaran dan digerakkan oleh satu rencana besar yang tak terlihat dari subyek hipnotis.Secara sederhana, dengan memiliki dasar ilmu hipnotis seorang Hypnotist dapat membuat seseorang (Subjek) sangat relaks dan tenang. Bahkan pada orang-orang tertentu dan dalam situasi tertentu, seorang Hypnotist dapat membuat Subjek sangat tenang secara ekstrim, sehingga masuk ke suatu tahapan yang dikenal sebagai kondisi “Hypnotic” atau “Tertidur Hypnosis” atau “trans hipnosis”.Pada saat Subjek sudah dalam kondisi sangat rileks, atau dalam kondisi “Hypnos”, maka Hypnotist dapat memberikan sugesti-sugesti yang relatif lebih mudah diterima oleh Subjek dibandingkan dalam kondisi biasa.Keberhasilan praktik hipnotis adalah ketika subjek sudah berada pada situasi deep trance. Namun, untuk mencapat tingkat ini, ada faktor yang mempengaruhinya. Yakni, kondisi psikologis (Kejiwaan) subjek, tingkat keaktifan berpikir subjek, suasana dan kondisi lingkungan, ketrampilan seorang hypnotist, waktu, serta tingkat kepercayaan subjek terhadap seorang hypnotist.
a. Tahap pre-inductionPre-Induction (pra-induksi) merupakan suatu proses untuk mempersiapkan suatu situasi dan kondisi yang bersifat kondusif antara seorang penghipnosis dan Subjek. Agar proses Pre-Induction berlangsung dengan baik, maka sebelumnya Hypnotist harus dapat mengenali aspek-aspek psikologis dari Subjek, antara lain : hal yang diminati, hal yang tidak diminati, apa yang diketahui Subjek terhadap Hypnosis, dan seterusnya.Pre-Induction dapat berupa percakapan ringan, saling berkenalan, serta hal-hal lain yang bersifat mendekatkan seorang Hypnotist secara mental terhadap seorang Subjek. Pre-Induction merupakan tahapan yang bersifat kritis. Seringkali kegagalan proses hipnotis diawali dari proses Pre-Induction yang tidak tepat.Tahap ini juga untuk menguji apakah klien cocok diterapi dengan menggunakan hipnotis atau tidak, klien mudah dihipnotis atau tidak sebab hipnotis membutuhkan keadaan psikis tertentu dimana klien harus mau bekerja sama dengan suka rela untuk mengikuti instruksi hipnotis yang diberikan.b. Tahap inductionLangkah berikutnya adalah Induction (induksi). Merupakan kunci utama dalam proses hipnotis, karena proses inilah yang akan membawa Subjek dari kondisi “Beta” ke kondisi “Alpha” bahkan “Theta” dengan kondisi sepenuhnya di bawah kendali seorang Hypnotist.Bagian utama dari induction adalah “kalimat kunci” dari seorang Hypnotist, ketika memerintahkan seorang Subjek untuk tidur “Hypnotic”, di mana selanjutnya Hypnotist akan mengambil alih kendali atas Sub-Conscious Subjek.Secara utuh, proses induction terdiri dari 3 bagian, yaitu: Relaxation, adalah proses untuk mengurangi keaktifan BrainWave Subjek (High Beta to Low Beta). Induction, adalah Proses untuk membawa Subjek ke Brainwave Alpha, untuk selanjutnya siap di-sugesti dengan “kalimat kunci”. Deepining adalah proses untuk membawa Subjek ke “Trance Level” yang lebih dalam (Theta).c. Pengujian trans hipnotisProses Dept Level Test. Seringkali diistilahkan dengan “Trance Level Test” atau pengujian tingkat kedalaman “Hypnotic” seorang Subjek.Bagi seorang Stage hypnotist, perlu memperoleh seorang Subjek dengan tingkat kedalaman “Trance” tertentu. Minimal : Medium Trance. Bagi seorang Hypnotherapist, tingkat kedalaman “Trance” akan berkaitan dengan efektivitas pengaruh Sugesti Therapi yang akan diberikan kepada Subjek.Depth Level Test dilakukan dengan cara memberikan perintah sederhana yang berlawanan dengan logika kesadaran biasa (Conscious). Jika tingkat kedalaman “Trance” yang dimaksud belum dicapai, maka Hypnotist harus melakukan “induction” kembali. Seringkali diikuti dengan segesti yang bersifat “provokatif”. Tidak setiap orang dapat mencapai tingkat “Trance” yang dalam. Hal ini tidak menjadi masalah dalam Hypnotherapy.d. SuggestionSuggestion atau Sugesti. Merupakan tahapan inti dari maksud dan tujuan proses hipnotis. Pada tahapan ini seorang Hypnotist mulai dapat memasukkan kalimat-kalimat sugesti ke Sub-Conscious Subjek.e. Post Hypnotic suggestionSetelah itu, kita menuju tahapan Post Hypnotic Suggestion. Yakni, suatu Sugesti yang tetap “bekerja” walaupun seorang telah berada dalam kondisi pasca-hipnotis (normal). Post Hypnotic Suggestion merupakan hal penting yang mendasari proses Clinical Hypnotherapy.Apabila hypnotist ingin mengendalikan Subjek, ia bisa menggunakan simbol bunyi atau tindakan. Inilah yang disebut Anchor. Yakni sugesti berupa simbol-simbol yang akan menghasilkan reaksi pemikiran, emosional, atau perilaku tertentu disebut juga dengan “Anchor”. Inilah yang sering dipraktikan Romy Rafael di televisi atau dikenal dengan istilah anchoring, yang merupakan proses “Programming” seorang Hypnotist terhadap Subjek. Misalnya, mulai saat ini, jika kamu melihat Warung Tegal, maka kamu tidak dapat menahan keinginan kamu untuk mentraktir saya!e. TerminationTermination, yakni suatu tahapan untuk mengakhiri proses hipnotis. Konsep Termination adalah agar seorang Subjek tidak mengalami kejutan psikologis ketika terbangun dari “tidur hipnotis”.Standar dari proses Termination adalah membangun sugesti positif yang akan membuat tubuh seorang Subjek lebih segar dan relaks, kemudian diikuti dengan regresi beberapa detik untuk membawa Subjek ke kondisi normal kembali. Daftar pustakaChamber, Bradford. 2005. How to hypnotize. Stravon Publisher : New YorkMurphy, Joseph. 1997. The power of Your Subconscious Mind (terjemahan) spektrum : Jakarta
FUNGSI
RANGKUMAN MATEMATIKA KELAS VIII
BAB I
FAKTORISASI SUKU ALJABAR
• Suku-suku sejenis pada bentuk aljabar memiliki variabel-variabel yang sama dan pangkat dari masing-masing variabel yang juga sama
• Hasil penjumlahan maupun pengurangan pada bentuk aljabar dapat disederhanakan dengan cara mengelompokan dan menyederhanakan suku-suku yang sejenis.
• Contoh perkalian suku dua dan suku banyak :
a.
b.
c.
d.
RUMUS KUADRAT SUKU ALJABAR
Rumus pengkuadratan suku dua
Koefisien dari suku-suku pada hasil pemangkatan suku dua diperoleh dari bilangan dari segitiga pascal
Pangkat dari a turun, dan pangkat dari b naik.
Rumus pengkuadratan suku tiga
yang diperoleh dengan menggunakan pengkuadratan suku dua
FAKTORISASI
Faktorisasi adalah menyatakan bentuk penjumlahan menjadi bentuk perkalian
Faktorisasi bentuk
Faktorisasi selisih dua kuadrat
Faktorisasi bentuk
gan syarat c = p x q dan b = p+q
Faktorisasi bentuk dengan a≠ 1
BAB 2
FUNGSI
A. RELASI
1. Pengertian Relasi
Relasi adalah hubungan yang memasangkan anggota-anggota himpunan A dengan anggota-anggota himpunan B.
2. Cara Menyajikan Suatu Relasi
Suatu relasi dapat dinyatakan dengan tiga cara, yaitu dengan diagram panah, diagram Cartesius, dan himpunan pasangan berurutan. Untuk memahami hal tersebut, perhatikan uraian berikut
ini.
B. FUNGSI ATAU PEMETAAN
1. Pengertian Fungsi
Fungsi adalah, suatu pemetaan dari himpunan A ke himpunan B adalah relasi khusus yang memasangkan setiap anggota A dengan tepat satu anggota B.
Syarat suatu relasi merupakan pemetaan atau fungsi adalah
a. setiap anggota A mempunyai pasangan di B;
b. setiap anggota A dipasangkan dengan tepat satu anggota B.
2. Notasi dan Nilai Fungsi
Notasi fungsinya dapat ditulis sebagai berikut.
f (x) = f : x
dibaca: fungsi f memetakan x anggota A ke y anggota B
Himpunan A disebut domain (daerah asal).
Himpunan B disebut kodomain (daerah kawan).
Himpunan C B yang memuat y disebut range (daerah hasil).
BAB I
FAKTORISASI SUKU ALJABAR
• Suku-suku sejenis pada bentuk aljabar memiliki variabel-variabel yang sama dan pangkat dari masing-masing variabel yang juga sama
• Hasil penjumlahan maupun pengurangan pada bentuk aljabar dapat disederhanakan dengan cara mengelompokan dan menyederhanakan suku-suku yang sejenis.
• Contoh perkalian suku dua dan suku banyak :
a.
b.
c.
d.
RUMUS KUADRAT SUKU ALJABAR
Rumus pengkuadratan suku dua
Koefisien dari suku-suku pada hasil pemangkatan suku dua diperoleh dari bilangan dari segitiga pascal
Pangkat dari a turun, dan pangkat dari b naik.
Rumus pengkuadratan suku tiga
yang diperoleh dengan menggunakan pengkuadratan suku dua
FAKTORISASI
Faktorisasi adalah menyatakan bentuk penjumlahan menjadi bentuk perkalian
Faktorisasi bentuk
Faktorisasi selisih dua kuadrat
Faktorisasi bentuk
gan syarat c = p x q dan b = p+q
Faktorisasi bentuk dengan a≠ 1
BAB 2
FUNGSI
A. RELASI
1. Pengertian Relasi
Relasi adalah hubungan yang memasangkan anggota-anggota himpunan A dengan anggota-anggota himpunan B.
2. Cara Menyajikan Suatu Relasi
Suatu relasi dapat dinyatakan dengan tiga cara, yaitu dengan diagram panah, diagram Cartesius, dan himpunan pasangan berurutan. Untuk memahami hal tersebut, perhatikan uraian berikut
ini.
B. FUNGSI ATAU PEMETAAN
1. Pengertian Fungsi
Fungsi adalah, suatu pemetaan dari himpunan A ke himpunan B adalah relasi khusus yang memasangkan setiap anggota A dengan tepat satu anggota B.
Syarat suatu relasi merupakan pemetaan atau fungsi adalah
a. setiap anggota A mempunyai pasangan di B;
b. setiap anggota A dipasangkan dengan tepat satu anggota B.
2. Notasi dan Nilai Fungsi
Notasi fungsinya dapat ditulis sebagai berikut.
f (x) = f : x
dibaca: fungsi f memetakan x anggota A ke y anggota B
Himpunan A disebut domain (daerah asal).
Himpunan B disebut kodomain (daerah kawan).
Himpunan C B yang memuat y disebut range (daerah hasil).
motivation
Sikap yang disukai dan dibenci manusia & hak-hak persahabatan
Tujuh sikap tentang sikap-sikap yang disukai manusia yang disebutkan penyusun buku ADAB BERGAUL: AGAR DICINTAI ALLAH KEMUDIAN DICINTAI MANUSIA yang disusun oleh al ustadz Fariq bin Gasim Annuz, diterbitkan oleh pustaka darul falah (hal 39-58):
1. Manusia suka kepada orang yang memberi perhatian kepada orang lain,
2. Manusia suka kepada orang yang mau mendengarkan ucapan mereka,
3. Manusia suka kepada orang yang menjauhi debat kusir,
4. Manusia suka kepada orang yang memberikan penghargaan dan penghormatan kepada orang lain,
5. Manusia suka kepada orang yang memberi kesempatan orang lain untuk maju,
6. Manusia suka kepada orang yang tahu berterima kasih atau suka membalas kebaikan,
7. Manusia suka kepada orang yang menjaga perasaan orang lain.
Sikap-sikap yang tidak disukai manusia yang disebutkan dalam buku tersebut terangkum dalam delapan point (hal 58-81):
1. Manusia tidak suka diberi nasihat di hadapan orang lain,
2. Manusia tidak suka diberi nasihat secara langsung,
3. Manusia tidak suka kepada orang yang selalu memojokkannya dengan kesalahan-kesalahannya,
4. Manusia tidak suka kepada orang yang tidak pernah melupakan kesalahan orang lain,
5. Manusia tidak suka kepada orang yang sombong,
6. Manusia tidak suka kepada orang yang terburu-buru memvonis orang lain,
7. Manusia tidak suka kepada orang yang mempertahankan kesalahannya, atau orang yang berat untuk merujuk kepada kebenaran setelah dia meyakini kebenaran itu,
8. Manusia tidak suka kepada orang yang menisbatkan kebaikan kepada dirinya dan menisbatkan kejelekan kepada orang lain.”
Hak persahabatan yang harus dipenuhi seseorang (halaman 108-116 ) terhimpun dalam 7 point:
a. Mereka harus memenuhi kebutuhan-kebutuhannya,
b. Pada saat tertentu lidah tidak boleh berbicara, dan pada saat yang lain berbicara. Yang dimaksud dengan diam ialah tidak menyebutkan aibnya saat sahabatnya ada atau saat dia tidak ada, tidak membantahnya, tidak menanyakan sesuatu yang sahabatnya itu tidak suka mengatakannya, tidak bertanya “Mau kemana?” saat bertemu boleh jadi sahabatnya itu tidak ingin diketahui kemana dia akan pergi (pertanyaan ini sudah sedemikian umum di masyarakat Indonesia tak terkecuali salafiyyin dan salafiyyat. Alangkah baiknya sapaan/pertanyaan ini diganti dengan salam dan menanyakan kabar-ed),
c. Tidak boleh mengatakan apapun yang tidak disukai, kecuali hal-hal yang memang harus dikatakan karena perkara amar ma’ruf nahi mungkar,
d. Lidah harus berbicara. Sebagaimana tuntutan persahabatan, yang harus diterapkan pada lidah ialah tidak mengatakan hal-hal yang tidak disukai. Lidah harus mengatakan hal-hal yang disukai. Bahka, ini bisa dikatakan sebagai ciri khusus persahabatan,
e. Mendoakan sahabat kita sewaktu hidupnya dan setelah matinya,
f. Setia dan tulus. Maksud setia ialah tetap mencintai sahabatnya sekalipun sudah meninggal dunia,
g. Tidak membebani, tapi justru memberi keringanan. Tidak membebani temannya dengan hal-hal yang berat dan sulit. Sebaliknya, seseorang harus mendatangkan kegembiraan kepada sahabatnya dengan membebaskannya dari beban dan kebutuhan. Dia juga tidak boleh mengandalkan kedudukan dan harta sahabatnya. Dia harus memenuhi ha-haknya dan tawadhu kepadanya. Tujuan mencintainya hanya kepada Alloh semata, menolong agamanya, bertaqorrub kepada Alloh dengan memenuhi hak-haknya, dan menjaga nama baiknya. Hendaklah dia tidak merasa malu kepada temannya, sebagaimana dia tidak merasa malu kepada dirinya sendiri. Ja’far bin Muhammad berkata, “ Sahabat yang paling berat bagiku adalah yang membebaniku dan aku harus mawas diri (senantiasa mema’lumi keadaan dan wataknya-ed) terhadap dirinya, sedangkan yang paling ringan dihatiku adalah jika aku bersama dia, sama saja seperti ketika aku sedang sendirian.” Sebagian orang bijak berkata,” Siapa yang tidak membebani, maka persahabatannya bisa langgeng.”
BY : UJUD SUPRIAJI adalah Mahasiswa S1 PGMI smester VII STAINU Kebumen sekarang sedang melaksanakan skripsi ,mohon doanya ya para pembaca semoga skripsiku SUKSES……………….Da…………….
Tujuh sikap tentang sikap-sikap yang disukai manusia yang disebutkan penyusun buku ADAB BERGAUL: AGAR DICINTAI ALLAH KEMUDIAN DICINTAI MANUSIA yang disusun oleh al ustadz Fariq bin Gasim Annuz, diterbitkan oleh pustaka darul falah (hal 39-58):
1. Manusia suka kepada orang yang memberi perhatian kepada orang lain,
2. Manusia suka kepada orang yang mau mendengarkan ucapan mereka,
3. Manusia suka kepada orang yang menjauhi debat kusir,
4. Manusia suka kepada orang yang memberikan penghargaan dan penghormatan kepada orang lain,
5. Manusia suka kepada orang yang memberi kesempatan orang lain untuk maju,
6. Manusia suka kepada orang yang tahu berterima kasih atau suka membalas kebaikan,
7. Manusia suka kepada orang yang menjaga perasaan orang lain.
Sikap-sikap yang tidak disukai manusia yang disebutkan dalam buku tersebut terangkum dalam delapan point (hal 58-81):
1. Manusia tidak suka diberi nasihat di hadapan orang lain,
2. Manusia tidak suka diberi nasihat secara langsung,
3. Manusia tidak suka kepada orang yang selalu memojokkannya dengan kesalahan-kesalahannya,
4. Manusia tidak suka kepada orang yang tidak pernah melupakan kesalahan orang lain,
5. Manusia tidak suka kepada orang yang sombong,
6. Manusia tidak suka kepada orang yang terburu-buru memvonis orang lain,
7. Manusia tidak suka kepada orang yang mempertahankan kesalahannya, atau orang yang berat untuk merujuk kepada kebenaran setelah dia meyakini kebenaran itu,
8. Manusia tidak suka kepada orang yang menisbatkan kebaikan kepada dirinya dan menisbatkan kejelekan kepada orang lain.”
Hak persahabatan yang harus dipenuhi seseorang (halaman 108-116 ) terhimpun dalam 7 point:
a. Mereka harus memenuhi kebutuhan-kebutuhannya,
b. Pada saat tertentu lidah tidak boleh berbicara, dan pada saat yang lain berbicara. Yang dimaksud dengan diam ialah tidak menyebutkan aibnya saat sahabatnya ada atau saat dia tidak ada, tidak membantahnya, tidak menanyakan sesuatu yang sahabatnya itu tidak suka mengatakannya, tidak bertanya “Mau kemana?” saat bertemu boleh jadi sahabatnya itu tidak ingin diketahui kemana dia akan pergi (pertanyaan ini sudah sedemikian umum di masyarakat Indonesia tak terkecuali salafiyyin dan salafiyyat. Alangkah baiknya sapaan/pertanyaan ini diganti dengan salam dan menanyakan kabar-ed),
c. Tidak boleh mengatakan apapun yang tidak disukai, kecuali hal-hal yang memang harus dikatakan karena perkara amar ma’ruf nahi mungkar,
d. Lidah harus berbicara. Sebagaimana tuntutan persahabatan, yang harus diterapkan pada lidah ialah tidak mengatakan hal-hal yang tidak disukai. Lidah harus mengatakan hal-hal yang disukai. Bahka, ini bisa dikatakan sebagai ciri khusus persahabatan,
e. Mendoakan sahabat kita sewaktu hidupnya dan setelah matinya,
f. Setia dan tulus. Maksud setia ialah tetap mencintai sahabatnya sekalipun sudah meninggal dunia,
g. Tidak membebani, tapi justru memberi keringanan. Tidak membebani temannya dengan hal-hal yang berat dan sulit. Sebaliknya, seseorang harus mendatangkan kegembiraan kepada sahabatnya dengan membebaskannya dari beban dan kebutuhan. Dia juga tidak boleh mengandalkan kedudukan dan harta sahabatnya. Dia harus memenuhi ha-haknya dan tawadhu kepadanya. Tujuan mencintainya hanya kepada Alloh semata, menolong agamanya, bertaqorrub kepada Alloh dengan memenuhi hak-haknya, dan menjaga nama baiknya. Hendaklah dia tidak merasa malu kepada temannya, sebagaimana dia tidak merasa malu kepada dirinya sendiri. Ja’far bin Muhammad berkata, “ Sahabat yang paling berat bagiku adalah yang membebaniku dan aku harus mawas diri (senantiasa mema’lumi keadaan dan wataknya-ed) terhadap dirinya, sedangkan yang paling ringan dihatiku adalah jika aku bersama dia, sama saja seperti ketika aku sedang sendirian.” Sebagian orang bijak berkata,” Siapa yang tidak membebani, maka persahabatannya bisa langgeng.”
BY : UJUD SUPRIAJI adalah Mahasiswa S1 PGMI smester VII STAINU Kebumen sekarang sedang melaksanakan skripsi ,mohon doanya ya para pembaca semoga skripsiku SUKSES……………….Da…………….
tips Atasi Rasa Takut Gugup Bicara di Depan Umum
tips Atasi Rasa Takut Gugup Bicara di Depan Umum
Posted
Teman saya yang satu ini sudah pinter, cantik lagi, karirnya juga bagus. Dia bekerja di sebuah perusahaan yang menduduki peringkat 200 besar dunia dari berbagai macam kategori bisnis (versi Fortune). Mempunyai pengalaman selama 20 tahun bekerja di luar dan di dalam negri, seandainya Dia mau menjadi pembicara di Surabaya, pasti banyak peserta yang mau datang ..!
Sewaktu ide ini saya lontarkan. Dia mengatakan.. “Hmmmm.. aku sedikit gugup kalau bicara di depan banyak orang..!” Upsss.., Saya pernah membaca (lupa sumbernya..), bahwa 70 % orang Amerika lebih takut disuruh berbicara di depan umum, daripada isu terrorism atau krisis ekonomi.
Banyak cara mengatasi gugup ketika bicara di depan banyak orang, saya punya true story melatih seseorang menjadi berani berbicara di depan banyak orang dalam waktu 10 menit saja.. bahkan mungkin kurang.., inilah kisahnya..:
Sebelum pelatihan dimulai, bapak Budi (sebut saja demikian) mengatakan kepada saya “Pak.. saya gak cocok dengan bisnis ini.., saya tidak bisa berbicara.., apalagi kalo harus bicara di depan banyak orang.., saya gemetar dan takut pak.., saya tidak tamat sekolah dasar.., saya adalah petani biasa..!!”
“Baiklah pak.. bapak duduk saja.., bapak gak usah risau dulu.. OK ?”
Kemudian setelah pelatihan berjalan beberapa waktu, papan tulis sudah penuh tulisan.. Bapak tadi saya mohon untuk membantu menghapus tulisan di papan tulis. Setelah papan tulis bersih, bapak Budi akan kembali untuk duduk.. Nah pada saat itulah saya pegang tangannya.., sambil masih tetap berdiri di depan para peserta, bapak Budi saya tanya..,
“Bapak… bapak namanya siapa..?
“Hmm… nama saya.. Budi..” lirih.. dan pelan sekali…
“Maaf pak saya tidak dengar.. nama bapak siapa…?
“Nama saya Budi.. pak…” kali ini suaranya lebih keras…
“Alamat rumah bapak di mana…?
“hmmm.. Rumah saya di mBaron Nganjuk pak…”
Saya perhatikan bapak Budi tangangya gemetar dan keringatnya mengucur deras.. Kemudian saya tepuk pundaknya perlahan.. saya betulkan bentuk gesturnya agar lebih tegap..
“Bapak pekerjaannya apa…?”
“Saya petani pak.. ya .. saya tingal di desa…”
kemudian tangan bapak Budi yang saya pegangi mulai saya lepaskan pelan pelan. sambil saya bertanya..
“Bapak petani apa..? apa yang bapak tanam di sawah…?”
“Hmmm saya menam padi…”
“Bapak bisa menceritakan caranya menanam padi..? “
“Bisa pak.. jadi begini….” bla.. bla… bla… dst.
Singkat cerita bapak Budi secara tidak tersadar telah berbicara selama kurang lebih 10 menit di depan banyakn orang.., bahkan bapak Budi mampu menjawab beberapa pertanyaan dari peserta pelatihan.
Bapak Budi baru sadar bahwa Dia telah mampu berbicara di depan umum setelah mendapatkan tepuk tangan dari para paserta dan saya beri ucapan “Selamat bapak telah lulus dari pelatihan ini…!”
Kunci bapak Budi lancar berbicara dan tidak gugup karena menguasai topik bahasannya, namun yang paling penting adalah bapak Budi berani mencoba untuk maju dan tampil di depan umum, maju saja… gak usah takut… apa yang akan terjadi setelah maju di depan umum tidak usah dipikirkan… kosentrasi pada topik bahasan…
Saya sudah lupa peristiwa ini, sampai suatu saat ketika saya berada di Solo.. “Bapak.. masih ingat saya..? saya Budi dari desa mBaron Nganjuk.., pak selain petani.., saya sekarang telah mempunyai profesi baru yaitu sebagai pembawa acara. terutama di acara pernikahan..!!”
Semoga Tulisan Saya membuat Anda ter Inspirasi.
Posted
Teman saya yang satu ini sudah pinter, cantik lagi, karirnya juga bagus. Dia bekerja di sebuah perusahaan yang menduduki peringkat 200 besar dunia dari berbagai macam kategori bisnis (versi Fortune). Mempunyai pengalaman selama 20 tahun bekerja di luar dan di dalam negri, seandainya Dia mau menjadi pembicara di Surabaya, pasti banyak peserta yang mau datang ..!
Sewaktu ide ini saya lontarkan. Dia mengatakan.. “Hmmmm.. aku sedikit gugup kalau bicara di depan banyak orang..!” Upsss.., Saya pernah membaca (lupa sumbernya..), bahwa 70 % orang Amerika lebih takut disuruh berbicara di depan umum, daripada isu terrorism atau krisis ekonomi.
Banyak cara mengatasi gugup ketika bicara di depan banyak orang, saya punya true story melatih seseorang menjadi berani berbicara di depan banyak orang dalam waktu 10 menit saja.. bahkan mungkin kurang.., inilah kisahnya..:
Sebelum pelatihan dimulai, bapak Budi (sebut saja demikian) mengatakan kepada saya “Pak.. saya gak cocok dengan bisnis ini.., saya tidak bisa berbicara.., apalagi kalo harus bicara di depan banyak orang.., saya gemetar dan takut pak.., saya tidak tamat sekolah dasar.., saya adalah petani biasa..!!”
“Baiklah pak.. bapak duduk saja.., bapak gak usah risau dulu.. OK ?”
Kemudian setelah pelatihan berjalan beberapa waktu, papan tulis sudah penuh tulisan.. Bapak tadi saya mohon untuk membantu menghapus tulisan di papan tulis. Setelah papan tulis bersih, bapak Budi akan kembali untuk duduk.. Nah pada saat itulah saya pegang tangannya.., sambil masih tetap berdiri di depan para peserta, bapak Budi saya tanya..,
“Bapak… bapak namanya siapa..?
“Hmm… nama saya.. Budi..” lirih.. dan pelan sekali…
“Maaf pak saya tidak dengar.. nama bapak siapa…?
“Nama saya Budi.. pak…” kali ini suaranya lebih keras…
“Alamat rumah bapak di mana…?
“hmmm.. Rumah saya di mBaron Nganjuk pak…”
Saya perhatikan bapak Budi tangangya gemetar dan keringatnya mengucur deras.. Kemudian saya tepuk pundaknya perlahan.. saya betulkan bentuk gesturnya agar lebih tegap..
“Bapak pekerjaannya apa…?”
“Saya petani pak.. ya .. saya tingal di desa…”
kemudian tangan bapak Budi yang saya pegangi mulai saya lepaskan pelan pelan. sambil saya bertanya..
“Bapak petani apa..? apa yang bapak tanam di sawah…?”
“Hmmm saya menam padi…”
“Bapak bisa menceritakan caranya menanam padi..? “
“Bisa pak.. jadi begini….” bla.. bla… bla… dst.
Singkat cerita bapak Budi secara tidak tersadar telah berbicara selama kurang lebih 10 menit di depan banyakn orang.., bahkan bapak Budi mampu menjawab beberapa pertanyaan dari peserta pelatihan.
Bapak Budi baru sadar bahwa Dia telah mampu berbicara di depan umum setelah mendapatkan tepuk tangan dari para paserta dan saya beri ucapan “Selamat bapak telah lulus dari pelatihan ini…!”
Kunci bapak Budi lancar berbicara dan tidak gugup karena menguasai topik bahasannya, namun yang paling penting adalah bapak Budi berani mencoba untuk maju dan tampil di depan umum, maju saja… gak usah takut… apa yang akan terjadi setelah maju di depan umum tidak usah dipikirkan… kosentrasi pada topik bahasan…
Saya sudah lupa peristiwa ini, sampai suatu saat ketika saya berada di Solo.. “Bapak.. masih ingat saya..? saya Budi dari desa mBaron Nganjuk.., pak selain petani.., saya sekarang telah mempunyai profesi baru yaitu sebagai pembawa acara. terutama di acara pernikahan..!!”
Semoga Tulisan Saya membuat Anda ter Inspirasi.
Sabtu, 05 Desember 2009
besaran dan pengukuran
BESARAN DAN PENGUKURAN
pada bab ini pak ujud akan menerangkan tentang macam2 besaran,satuan,pengukuran,serta mengenal alat ukur ..
A. besaran pokok dan besaran turunan
besaran-besaran yang satuanya sudah sudah di tentukan di sebut besaran pokok.adapun besaran-besaran yang satuanya di dapat melalui penurunan atau penjabaran besaran pokok di sebut besaran turunan.
di dalam fisika dikenal tujuh macam besaran pokok
1.panjang.
2.massa
3.waktu.
4.suhu.
5.kuat arus
6.intensitas cahaya
7.jumlah zat
satuanya adalah
1.meter (m)
2.kilogram (kg)
3.sekon (s)
4.kelvin (K)
5.ampere (A)
6.kandela (cd)
7.mol (mol)
pada bab ini pak ujud akan menerangkan tentang macam2 besaran,satuan,pengukuran,serta mengenal alat ukur ..
A. besaran pokok dan besaran turunan
besaran-besaran yang satuanya sudah sudah di tentukan di sebut besaran pokok.adapun besaran-besaran yang satuanya di dapat melalui penurunan atau penjabaran besaran pokok di sebut besaran turunan.
di dalam fisika dikenal tujuh macam besaran pokok
1.panjang.
2.massa
3.waktu.
4.suhu.
5.kuat arus
6.intensitas cahaya
7.jumlah zat
satuanya adalah
1.meter (m)
2.kilogram (kg)
3.sekon (s)
4.kelvin (K)
5.ampere (A)
6.kandela (cd)
7.mol (mol)
Langganan:
Postingan (Atom)